Review Artikel
“Pengaruh
Musik terhadap Perkembangan Otak Anak”
Nama :
Aini Latifatun Zahro
NIM :
D77213053
Kelas :
PGMI / 3 A
Pengaruh
Musik terhadap Perkembangan Otak Anak
Pengaruh Musik terhadap kecerdasan otak
Musik
ternyata mampu meningkatkan kecerdasan otak anak. Terbukti apabila seseorang
belajar musik sejak kecil maka akan mempengaruhi kepada tingkatan selanjutnya.
Banyak pakar musik maupun pendidik telah mengadakan penelitian untuk melihat
efek positif dari beberapa jenis musik. Fakta terbaru menyimpulkan bahwa semua
musik berirama tenang dan mengalun lembut dipercaya dapat memberi efek yang
baik bagi bayi, dan anak-anak.
Musik yang dapat dipergunakan untuk pendidikan dan alat
mempertajam kecerdasan manusia adalah musik yang mempunyai keseimbangan 3
unsur: Melody, Ritme, dan Timbre (tone colour).
IQ (Intelegent Quotien), EQ (Emotional Quotien) dan SQ (Spiritual
Quotien) berpengaruh sangat besar pada proses perkembangan kecerdasan seorang
anak. Pada Musik, IQ, EQ, SQ dapat diibaratkan seperti beat, irama, dan melodi.
Anak yang sejak dalam kandungan terbiasa didengarkan musik biasanya kecerdasan
emosional dan intelegensinya lebih berkembang dibandingkan dengan anak yang
jarang mendengarkan musik
.
.
Dalam otak manusia terdapat reseptor (sinyal penerima) yang bisa
mengenali musik. Otak bayi pun sudah dapat menerima musik tersebut meski dengan
kemampuan terbatas karena pertumbuhan otaknya belum sempurna. Musik merupakan
salah satu stimulasi untuk mempercepat dan mempersubur perkembangan otak bayi.
Bila anak terbiasa mendengar musik yang indah, banyak sekali manfaat yang akan
dirasakan oleh anak. Tidak saja meningkatkan kognisi anak secara optimal, juga
membangun kecerdasan emosional. Selain manfaat kognitif dan emosi, masih banyak
lagi kegunaan musik bagi anak-anak. Contohnya, meningkatkan perkembangan
motoriknya, meningkatkan kemampuan berbahasa, matematika, sekaligus kemampuan
sosialnya, dan membangun rasa percaya diri.
Sedangkan Usia yang cocok bagi anak berlatih musik, yaitu usia 3
atau 4 sampai 6 tahun. Usia tersebut adalah masa yang paling tepat untuk mulai
belajar musik, karena masa ini adalah masa terbaik pada perkembangan pendengaran.
Selain itu, pada usia 8-9 tahun, otak kanan dan kiri akan
terhubung dan akan mengalami penebalan pada penghubung otak kanan dan kiri.
Untuk itu apabila diberikan pendidikan musik sebelum anak berusia 8 tahun, maka
dapat meningkatkan kecerdasan. Hal ini banyak dibuktikan di negara-negara maju,
sehingga musik dipakai sebagai kurikulum pelajaran wajib.
Unsur-unsur musik yang dapat berpengaruh dalam mencerdasan anak
antara lain, musik yang mengandung nada pendek dan panjang nilai ketukan (tanda
birama), potensi tinggi rendah nada, dinamika, transpla suara (mengukur
ketinggian nada dari satu nada ke nada yang lain). Dengan unsur-unsur tersebut
anak belajar matematika dan mengekpresikan nada tinggi dan rendah yang
berbeda-beda, fantasi, emosi, dan dapat mengontrol emosi.
Dengan demikian, anak yang belajar menyanyi akan menggunakan
fantasi otaknya berbeda dengan anak-anak yang belajar bernyanyi. Karena belajar
bernyanyi merupakan bagian dari kecerdasan musik dan emosi yang dirangsang
sejak usia dini. Selain itu, melalui syair dari lagu-lagu yang sederhana, dapat
merangsang untuk mencari kalimat-kalimat yang lain. Seperti lagu yang sederhana
yakni balonku ada lima, naik-naik ke puncak gunung, dapat diterapkan lebih
meningkat ke lagu-lagu atau instrumen-instrumen sederhana.
Manfaat belajar musik yang akan dirasakan oleh antara lain manfaat
bersosialisasi, melatih empati dan menumbuhkan musikalitas anak dengan
menggunakan lagu dan gerakan–gerakan yang merangsang koordinasi bagian otak,
serta melatih gaya belajar anak yang disesuaikan dengan usia anak. Sedangkan
alat musik yang direkomendasikan antara lain, organ,guitar,biola atau piano.
Dikutip dari : http://postkj.blogspot.com
Analisis dan Komentar
Artikel
Artikel
ini sangat bagus dan penting sekali untuk dibaca dan diterapkan dalam kehidupan
sehari-hari. Dari artikel ini kita bisa mengetahui bahwa dengan music bisa
merangsang perkembangan kognitif anak juga emosional terutama pada anak,
semakin dini kita memperkenalkan music pada anak-anak maka perkembangan otaknya
juga semakin terasah dan akan berdampak baik untuk kemudian hari. Music yang
cocok untuk merangsang perkembangan otak adalah music klasik yang tenang.
Dalam
artikel ini juga di dukung riset dan teori yang terpercaya sehingga mendukung
dan memperkuat isi dalam artikel, pemaparan didalamnya juga bagus dan mudah
dipahami.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar