Islam merupakan agama yang rahmatan lil 'alamin, sebagai
rahmat bagi seluruh alam semesta.
Dan pada saat sekarang ini, dimana masyarakat telah dan akan
selalu mengalami perubahan baik berupa perubahan tatanan sosial, politik,
budaya, ekonomi dan lain sebagainya
Diantara masalah-masalah kontemporer yang sering
diperbincangkan orang dan pemah ditanyakan adalah masalah demokrasi dengan Islam,
Karena ada sebagian
aktivis Muslim dengan mengatakan bahwa demokrasi adalah berlawanan karena
demokrasi adalah pemerintahan rakyat terhadap rakyat, padahal menurut mereka
rakyat bukanlah pihak yang memerintah, tetapi hanya Allah-lah yang memerintah
dan memutuskan.
bahwa
sungguh aneh apabila sebagian orang menyatakan bahwa demokrasi adalah suatu
kemungkaran dan kekafiran yang nyata, padahal mereka belum, bahkan tidak
mengetahui persis hakekat dan esensi demokrasi. Dan mereka hanya mengetahui
kulit luarnya saja .
Persoalan ini betul-betul memerlukan penjelasan yang tuntas
dan tegas dari "ulama moderat" yang tidak ekstrim dan tidak pula
lalai. . . . . .. .
Islam dan demokrasi tidak dapat diperbandingkan dalam level
yang setingkat. Artinya, Islam sebagai kekuatan politik tidak dapat dilihat
dengan mengesampingkan aspek-aspek keagamaan
Dalam hal ini, demokrasi hanyalah bagian kecil dari sistem
kepercayaan dalam Islam,
Kalau demikian, artinya tidak ada basis pijakan yang mutlak
wajib dipakai sebagai penentu kajian relasi antara Islam dan demokrasi.
Dari uraian tersebut di atas, dapatlah dilihat bahwa
sebenamya potensi pertentangan antara Islam dan demokrasi terletak pada
bagaimana kedua substansi itu ditafsirkan. Tentu saja tidak dapat disangkal
bahwa menyebut Islam berarti menunjukkan unsur teologis, sedangkan menyebut
demokrasi (sebagai istilah umum tanpa atribut Barat atau pun Islam)
Dapat dikatakan bahwa perkembangan demokrasi di Indonesia
bergantung pada solidaritas Islam. Akan tetapi, peran ini tidak akan efektif
selama Islam tidak membuka dialog dengan kekuatan politik lainnya. Karena itu,
Islam tetap dituntut menjadi Islam yang demokratis.
Untuk itu tak perlu kita meributkan masalah ini .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar