AKIDAH AKHLAK
MI
“ Rendah
Hati , Santun, Ikhlas “
Dosen : Uswatun Hasanah, M.Pd.I
Nama :
Aini Latifatun Zahro
NIM :
D77213053
Kelas :
PGMI 2C
PRODI PENDIDIKAN GURU MADRASAH
IBTIDAIYAH
FAKULTAS TARBIYAH
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN
AMPEL SURABAYA
2014
Rendah Hati
1.
Pengertian
Rendah hati adalah sikap atau perbuatan
yang tidak menyombongkan diri.Rendah hati berbeda dengan rendah diri. Rendah
diri berarti minder atau tidak memiliki rasa percaya diri karena merasa
mempunyai kekurangan. Sikap rendah diri harus dihindari. Sedangkan sikap rendah
hati harus kita biasakan. [1]
2.
Ciri
– ciri rendah hati
·
Tidak pernah memandang rendah orang
lain
·
orang yang rendah hati selalu menghormati
orang lain dimanapun dan kapanpun dia berada
·
Tidak pernah membeda-bedakan teman. Ia
tidak memilih-milih teman antara yang kaya, pintar, ataupun yang kurang mampu.
·
memandang
bahwa orang lain sebagai ciptaan Tuhan memiliki keunikan dan keistimewaan,
sehingga dia senantiasa membuat orang lain merasa penting.
·
Orang
yang Rendah hati akan membahagiakan hati sesama
·
mau mendengar pendapat, saran dan
menerima kritik dari orang lain.
·
senantiasa
berani mengakui kesalahan dan meminta maaf jika melakukan kesalahan atau
menyinggung perasaan orang lain.
·
Dia dapat menyesuaikan kondisi emosi dan egonya
untuk menempati kondisi emosi dan ego teman bicaranya sehingga sang teman
merasa didengarkan dan dihargai
Adapun kebiasaan menumbuhkan sikap
rendah hati adalah:
a.Ingatlah
bahwa yang berhak memiliki sikap sombong adalah Allah SWT
b.Tanamkan
dalam diri kita bahwa semua manusia memiliki kedudukan yang sama dihadapan
Allah
c.Ingatlah
bahwa syurga tidak tidak diperuntukkan bagi orang yang sombong
d.Ingatlah
bahwaorang sombong akan menjadi teman iblis di neraka
e.Seorang
yang memilki sikap rendah hati akan memilki banyak teman
f.Perbanyaklah
membaca kisah kehidupan rasululloh agar tahu bagaimana akhlaq beliau dalam
bergaul.[3]
Artinya : Abu Hurairah RAA meriwayatkan bahwa
Rasulullah SAW bersabda: “Tidak akan berkurang harta seseorang dengan
bershadaqah, tidak akan bertambah maaf dari Allah pada seorang hamba kecuali
kemuliaan, dan tidak ada sikap rendah hati seseorang pada Allah kecuali akan
ditinggikan derajatnya” (HR Muslim).[4]
و مأ تو أ ضح ا حد الله الا ر فعه الله......
Artinya : .... dan
tidaklah orang tawadu’ karena allah kecuali pasti diangkat derajadnya oleh
Allah.(HR.Muslim)[5]
SANTUN
1.
Pengertian
Manusia
adalah makhluq bermasyarakat yang tidak bisa hidup sendiri tanpa orang lain.
Sopan-santun merupakan sifat mulia yang dapat menimbulkan rasa tenang dan
hangat.
2. Ciri
– ciri sifat santun
Orang-orang yang memiliki sifat santun :
·
prilakunya akan halus, tutur katanya
lemah lembut
·
tidak pernah menyakiti orang lain.
·
menjaga kesopanan dalam pergaulan
sehari-hari.
·
Orang yang santun berarti dia tahu akan
adab kesopanan
·
Orang
yang santun tidak berbicara kasar pada orang lain, tidak suka membantah
perintah dari orang tua, patuh kepada guru dan sebagainya.[7]
Jika terbiasa bersikap santun dalam
pergaulan sehari-hari, kita akan memiliki banyak teman dan disukai orang
lain.orang lain akan menyebut kita sebagai anak yang baik dan berbudi pekerti
luhur.
Orang yang santun disegani/dihormati
banyak orang karena perilaku yang halus, tutur kata lemah-lembut dan tidak
pernah menyakiti hati orang lain. [8]
3.
Dalil dan Hadits
tentang Santun
وَاقْصِدْ
فِي مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ إِنَّ أَنْكَرَ الْأَصْوَاتِ لَصَوْتُ
الْحَمِيرِ
(Artinya: “Dan
sederhanalah di dalam berjalan serta rendahkan suaramu. Karena seburuk-buruk
suara adalah suara keledai.”) (Luqman: 19)
إن فيك خصلتين يحبهما الله: الحلم والأناة”.(رواه مسلم
Sesungguhnya pada dirimu
ada dua sifat yang dicintai ALLAH. Santun dan berhati-hati.” (HR; Muslim)
يا عائشة، إن الله رفيق يحب الرفق في
الأمر كله ( متفق عليه
“Ya, Aisyah.
Sesungguhnya ALLAH bersifat Lemah-Lembut, menyukai kelemahlembutan di dalam
segala perkara.” (Muttafaqun Alaih) [9]
IKHLAS
1.
Pengertian
Ikhlas, terletak pada niat hati. Luar
biasa sekali pentingnya niat ini, karena niat adalah pengikat amal. Orang-orang
yang tidak pernah memperhatikan niat yang ada di dalam hatinya, siap-siaplah
untuk membuang waktu, tenaga, dan harta dengan tiada arti.
Ikhlas berarti melakukan suatu amalan
semata-mata karena iman kepada Allah dan mengharap keridhoan-Nya. Orang
yang beramal dengan ikhlas, ia tidak mengharapkan balasan. Dia berbuat dan
beramal karena Allah. Contohnya, dia memberikan
sesuatu kepada orang lain dengan tidak ada maksud lain dalam hati. Dia tidak
suka memamerkannya kepada orang lain, tidak merasa megah, tidak sombong, dan
tidak memerlukan pujian. [11]
2.
Ciri – ciri orang
ikhlas
- Orang yang ikhlas adalah orang
yang selalu berbuat dan beramal karena perintah Allah Subhanahu Wa
Ta ‘ala.
- .Orang
yang beramal dengan ikhlas berarti tidak mengharap balasan dari
orang lain.
- Ikhlas
yaitu melakukan suatu amalan semata-mata karena iman kepada Allah
Subhanahu Wa Ta ‘ala dan mengharapkan ridho-Nya.
- Ikhlas
itu menjadi syarat diterimanya amal ibadah. Artinya ibadah tanpa didasari
niat yang ikhlas, maka ibadahnya sia-sia karena tidak akan mendapat pahala
dari Allah.[12]
3. Manfaat dan Keutamaan Ikhlas
1. Membuat hidup menjadi tenang dan tenteram
2. Amal ibadahnya akan diterima oleh Allah SWT.
3. Dibukanya pintu ampunan dan dihapuskannya dosa serta dijauhkan dari api neraka.
4. Diangkatnya derajat dan martabat oleh Allah SWT.
5. Doa kita akan diijabah.
6. Dekat dengan pertolongan Allah.
7. Mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.
8. Akan mendapatkan naungan dari Allah SWT di hari kiamat.
9. Allah SWT akan memberi hidayah (petunjuk) sehingga tidak tersesat ke jalan yang salah.
10. Allah akan membangunkan sebuah rumah untuk orang-orang yang ikhlas dalam membangun masjid
11. Mudah dalam memaafkan kesalahan orang lain
12. Dapat memiliki sifat zuhud (menerima dengan apa adanya yang diberikan oleh Allah SWT)[13]
1. Membuat hidup menjadi tenang dan tenteram
2. Amal ibadahnya akan diterima oleh Allah SWT.
3. Dibukanya pintu ampunan dan dihapuskannya dosa serta dijauhkan dari api neraka.
4. Diangkatnya derajat dan martabat oleh Allah SWT.
5. Doa kita akan diijabah.
6. Dekat dengan pertolongan Allah.
7. Mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.
8. Akan mendapatkan naungan dari Allah SWT di hari kiamat.
9. Allah SWT akan memberi hidayah (petunjuk) sehingga tidak tersesat ke jalan yang salah.
10. Allah akan membangunkan sebuah rumah untuk orang-orang yang ikhlas dalam membangun masjid
11. Mudah dalam memaafkan kesalahan orang lain
12. Dapat memiliki sifat zuhud (menerima dengan apa adanya yang diberikan oleh Allah SWT)[13]
4.
Dalil dan Hadits
tentang ikhlas
وَمأ
اُ مِرُوْااِلَّا ِلَيَعْبُدُوْا الله مُخْلِصِيْنَ لَهُ ا لدِّ يْبَ
Artinya : Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah, dengan ihklas
dan menaati-Nya semata-mata hanya karena menjalankan agama. ( QS alBayyinah 5)[14]
|
|
اِنَّ ا للهُ عَزُّ و جَلَّ لَا
يَقْبَلُ مِنَ اْلَعَمَلِ اِ لَّا مَا كاَ نَ لَهُ خَا لِصًا وَا بْتُغِيَ بِهِ وَ
جْهَه
Artinya : Allah Azza wa Jalla
tidak menerima suatu amal kecuali apabila dilaksanakan dengan ikhlas demi
mencari keridhaan-Nya (HR Abu Dawud dan Nasa’i)[15]
[3] Ibid.,
[4] Anwar Masy’ari, Akhlak
AliQure’an. (Surabaya: PT Bina ilmu) hal 118
[7] Abdul rochim, Menjadi
Insan Kamil. (Jakarta: Seyma media 2005) hal 126
[8] Abdul
Fatah, Kehidupan manusia ditengah-tengah alam materi. ( Jakarta: PT.
Rineka cipta,1995) hal 111
[11] Moh Amin, Sepuluh
Induk Akhlak Terpuji. (Jakarta: Kalam Mulia, 1997) hal 15
[12] Anwar Masy’ari, Akhlak
AliQure’an. (Surabaya: PT Bina ilmu) hal 120
[13] Kahar Masyhur, Membina
moral dan akhlak.(Jakarta: PT Rineka Cipta, 1994) hal 399
[15] Moh Amin, Sepuluh
Induk Akhlak Terpuji. (Jakarta: Kalam Mulia, 1997) hal 12
Tidak ada komentar:
Posting Komentar